DNS Propagation Checker

Periksa propagasi DNS domain Anda di berbagai server DNS di seluruh dunia

Masukkan domain dan pilih tipe record DNS untuk memeriksa propagasi di berbagai server DNS

Apa itu DNS Propagation?

DNS propagation adalah proses penyebaran perubahan catatan DNS ke seluruh server DNS (resolver) di berbagai penjuru dunia. Ketika Anda mengubah record, perubahan tidak langsung terlihat oleh semua orang — butuh waktu hingga setiap server memuat data terbaru.

Penyebabnya adalah cache: resolver menyimpan data DNS selama periode TTL. Selama cache lama belum kedaluwarsa, sebagian pengguna masih melihat data yang lama.

Cara kerja pengecekan global

IndoIP mengirim query DNS ke banyak server di berbagai lokasi dunia secara bersamaan, lalu membandingkan hasilnya. Dari sini Anda bisa melihat lokasi mana yang sudah memuat data terbaru dan mana yang masih menampilkan data lama — indikasi seberapa jauh propagasi berlangsung.

Hasil yang Anda dapatkan

Untuk setiap lokasi/server pemeriksa, Anda melihat status apakah record sudah ter-update dan nilai record yang terbaca di sana — disajikan dengan penanda visual sehingga propagasi yang belum merata mudah dikenali.

Kapan digunakan

Ganti name server

Setelah memindahkan domain ke penyedia DNS atau registrar baru.

Pindah hosting

Saat mengarahkan record A/AAAA ke server atau hosting baru.

Ubah pengaturan email

Setelah memperbarui record MX atau TXT (SPF/DKIM/DMARC).

Sebelum go-live

Memastikan perubahan sudah merata sebelum mengalihkan trafik pengguna.

Cara menggunakan

  1. 1

    Masukkan domain

    Ketik domain yang baru saja Anda ubah pengaturan DNS-nya.

  2. 2

    Pilih tipe record

    Tentukan record yang ingin dipantau, misalnya A atau MX.

  3. 3

    Pantau status global

    Lihat status propagasi dari berbagai lokasi secara real-time.

Pertanyaan Umum tentang DNS Propagation

Apa itu DNS propagation?

DNS propagation adalah proses penyebaran perubahan catatan DNS ke seluruh server DNS (resolver) di dunia. Setelah Anda mengubah record, butuh waktu hingga semua server memuat data terbaru.

Kenapa perubahan DNS butuh waktu?

Karena resolver di seluruh dunia menyimpan (cache) data DNS selama periode TTL. Selama cache lama belum kedaluwarsa, sebagian pengguna masih melihat data yang lama hingga cache diperbarui.

Berapa lama proses propagasi DNS?

Umumnya beberapa menit hingga 24–48 jam, tergantung nilai TTL record dan kebijakan cache tiap penyedia. Perubahan name server biasanya memerlukan waktu paling lama.

Apa itu TTL dan pengaruhnya?

TTL (Time To Live) menentukan berapa lama record boleh disimpan di cache. Menurunkan TTL beberapa jam sebelum melakukan perubahan dapat mempercepat propagasi karena cache lama lebih cepat kedaluwarsa.

Kenapa hasil pengecekan berbeda antar lokasi?

Itu wajar selama propagasi berlangsung. Sebagian server sudah memuat data baru sementara yang lain masih menyimpan data lama, sehingga hasilnya bisa berbeda dari satu lokasi ke lokasi lain.

Kapan saya perlu memakai DNS Propagation Checker?

Setelah mengganti name server, memindahkan hosting, atau mengubah record A/AAAA/MX/TXT — untuk memastikan perubahan sudah tersebar merata sebelum mengalihkan trafik atau menganggap konfigurasi selesai.

Bagaimana cara mempercepat propagasi DNS?

Turunkan TTL record jauh-jauh hari sebelum perubahan, lalu lakukan perubahan saat TTL sudah rendah. Setelah stabil, TTL dapat dinaikkan kembali. Selain itu, propagasi tidak bisa dipaksa lebih cepat.

Apakah tool ini gratis?

Ya, DNS Propagation Checker IndoIP gratis digunakan tanpa perlu mendaftar.