Reverse IP Lookup

Temukan hostname yang terkait dengan alamat IP

Contoh: 8.8.8.8

Apa itu Reverse IP Lookup?

Reverse IP Lookup menemukan daftar domain yang di-host pada satu alamat IP yang sama. Pada layanan shared hosting, banyak situs berbagi satu server dan satu IP — alat ini mengungkap siapa saja “tetangga” tersebut.

Berbeda dengan Reverse DNS (PTR) yang menerjemahkan satu IP ke satu nama host resmi, Reverse IP Lookup mencari banyak domain berbeda yang kebetulan memakai IP yang sama.

Hasil yang Anda dapatkan

IndoIP menampilkan daftar domain yang diketahui menggunakan alamat IP tersebut, sehingga Anda dapat menelusuri dan menganalisis domain-domain yang berbagi server yang sama.

Cara menggunakan

  1. 1

    Masukkan IP atau domain

    Ketik alamat IP, atau domain yang IP-nya ingin ditelusuri.

  2. 2

    Klik cari

    IndoIP menelusuri domain lain yang berbagi alamat IP tersebut.

  3. 3

    Telusuri hasil

    Lihat daftar domain yang di-host pada IP yang sama.

Kegunaan Reverse IP Lookup

Analisis shared hosting

Lihat situs lain yang berbagi server yang sama dengan domain Anda.

Riset keamanan

Periksa domain tetangga yang mencurigakan atau berpotensi berbahaya.

Investigasi infrastruktur

Pelajari sebaran domain pada satu alamat IP atau penyedia.

Pertimbangan SEO

Nilai kualitas "tetangga" di server, terutama pada shared hosting.

Keterbatasan

Data berasal dari basis data pihak ketiga sehingga tidak selalu lengkap. Domain yang berada di belakang CDN/proxy (misalnya Cloudflare) akan menampilkan IP CDN, bukan server asli — sehingga domain yang tak berkaitan bisa tampak berbagi IP yang sama.

Pertanyaan Umum tentang Reverse IP

Apa itu Reverse IP Lookup?

Reverse IP Lookup adalah proses menemukan daftar domain yang di-host pada satu alamat IP yang sama. Berguna untuk melihat situs lain yang "bertetangga" di server yang sama, umumnya pada layanan shared hosting.

Bagaimana cara kerjanya?

Banyak situs berbagi satu alamat IP pada server shared hosting. Reverse IP Lookup menelusuri basis data domain-ke-IP untuk menampilkan domain lain yang menggunakan IP tersebut.

Apa perbedaan Reverse IP dan Reverse DNS (PTR)?

Reverse DNS (record PTR) menerjemahkan satu IP menjadi satu nama host resmi. Reverse IP Lookup berbeda: ia mencari banyak domain yang kebetulan berbagi IP yang sama, bukan sekadar nama host PTR.

Kenapa hasilnya kadang tidak lengkap?

Data berasal dari basis data pihak ketiga yang tidak selalu mencakup semua domain, terutama domain baru. Jadi hasil bisa berbeda antar penyedia dan tidak menjamin 100% lengkap.

Kenapa CDN seperti Cloudflare memengaruhi hasil?

Jika sebuah domain berada di belakang CDN atau proxy (misalnya Cloudflare), IP yang terlihat adalah IP CDN — bukan server asli. Akibatnya banyak domain tak terkait bisa tampak berbagi IP yang sama.

Untuk apa Reverse IP Lookup digunakan?

Antara lain untuk analisis shared hosting, riset keamanan (memeriksa domain tetangga yang mencurigakan), investigasi infrastruktur, dan pertimbangan SEO terkait kualitas tetangga di satu server.

Apakah tool ini gratis?

Ya, Reverse IP Lookup IndoIP gratis digunakan tanpa perlu mendaftar.